Iklan perusahaan asing
Kenyataan yang tidak masuk akal.
Di Negeri ini masalah martabat bangsa memang tidak diperhatikan oleh pengelola Negeri, lihat saja tiba tiba ada satu perusahaan asing yang besar mengiklankan diri dengan porsi yang besar dan di koran nasional serta berwarna dan secara konsisten berkali kali dan terus menerus mengiklankan diri (setengah halaman koran nasional berwarna penuh, berapa harganya atau sebanding dengan berapa kilogram beras untuk rakyat) bahwa dirinya telah berbuat banyak bagi rakyat Negeri ini…….aduh pengelola Negeri ini memangnya tidak melihat sejarah ya…..bangsa Eropa yang datang ke Negeri ini awalnya juga ekonomi yang awalnya juga memberikan kontribusi kepada rakyat Negeri ini….ujung ujungnya menjajah….tidak tanggung tanggung ratusan tahun……
Apakah tidak ada rasa malu ya mereka mereka yang terkait bahwa kalau masalah lapangan kerja dan kesejahteraan tidak usahlah perusahaan asing itu membanggakan diri telah berbuat banyak sementara mereka masih akan meraih keuntungan yang luar biasa pada masa mendatang, sesungguhnya Negeri ini mampu berbuat banyak untuk mengelola sumber daya alam tanah air sendiri.
Agar tidak menyesatkan dan tidak menyakitkan perasaan dan martabat bangsa ini sebaiknya Pengelola Negeri segera saja mengakhiri iklan iklan seperti itu, sekaligus menegurnya dan yang paling penting mengakhiri pola pengelolaan sumber daya alam seperti itu, bangsa kita sudah waktunya dan sudah mampu, suruh mereka pulang ke negerinya masing masing, kita juga punya urusan sendiri, tidak usah diurusi oleh negeri asing, kapan kita merdeka dan mandiri kalau direcokin terus oleh asing.
Kalau pasar bebas tidak apa apa, tetapi syaratnya adalah seperti jalur penerbangan, misalnya banyaknya perusahaan asing dalam masing masing bidang yang masuk ke negeri ini harus sebanding dengan perusahaan nasional yang berada di negeri itu, bila tidak maka yang masuk ke negeri ini harus kerjasama dengan perusahaan negara, asing minoritas, bila tidak sanggup maka pergi saja boss !
